3 Kunci Sukses Membuat Usaha Kuliner – Ini pertanyaan yang seringkali diberi pertanyaankan pada saya oleh rekan-rekan yang tertarik untuk terjun ke usaha kuliner. Kemungkinan, sebab saya orang kuliner atau memang bila ingin mengawali usaha sepertinya bidang kuliner cukup semakin mudah dimasuki serta cukup menjanjikan. Nah berkaitan pertanyaan di atas, saya jadi terpikir untuk menuliskan jawaban itu hingga mudah bagi siapa saja yang ingin tahu serta mendapatan pengetahuan dengan cara jelas.

3 Kunci Sukses Membuat Usaha Kuliner

Jadi, apa usaha kuliner yang prospek serta punyai kesempatan besar untuk dikerjakan? Apa usaha kuliner yang cukup menjanjikan untuk dapat jadi sandaran buat kita yang putuskan menjadi seorang pebisnis kuliner?

Sebelum menguraikan beberapa poin kunci, saya perlu menerangkan jika it is not easy world. Dunia usaha termasuk juga didalamnya bidang kuliner bukan golden tickets buat kita untuk dapat sukses sebab banyak rintangan, permasalahan, serta efek untuk tidak berhasil. So pendapat saya, bila telah lihat kesempatan (what) karena itu kita perlu memperlengkapi diri dengan (how) -nya. Ok let’s go.

1. Pasarnya Besar

Ini kunci pertama, ditambah lagi kamu seorang pemula di usaha kuliner. Tekankan pasarnya besar, saya tidak merekomendasikan untuk bertaruh di usaha yang niche atau benar-benar tersegmen.

“Wah tetapi mas kalau pasarnya besar, pemainnya banyak juga dong? ” Tentunya, karenanya kembali lagi usaha perlu pengetahuan. Jika pahami pengetahuan pemasaran contohnya, bagaimana membuat kelompok produk baru, membuat diferensiasi yang kuat, pasti kita punyai kesempatan untuk dapat sukses.

Saat saya membuat Warunk Upnormal di tahun 2014, tidak ada warung indomie dengan style cafe seperti Starbucks, wifi kencang, dan colokan listrik banyak dengan sentuhan kekinian dalam pengendalian. Selanjutnya muka bidang ini beralih keseluruhan dengan kedatangan Warunk Upnormal. Dapat melihat pointnya? Yes, pasar besar. Siapa di Indonesia yang tidak makan Indomie? Tetapi, dengan pengetahuan kita dapat membuat ketidaksamaan kan?

Nah, saat ini saya bertanya, sate, warteg, pecel, soto, siomay mempunyai pasar besar atau mungkin tidak? Mari, ini berarti kesempatan kan?

2. Feasible

Feasible ini berarti kita harus kembali lagi menghitung kekuatan diri kita serta sesuai dengan kesempatan pasar supaya usaha kuliner itu dapat digerakkan. Contoh jika modal masih di rata-rata Rp50 juta karena itu bikinlah ide usaha yang kuat dengan budget kira-kira Rp50 juta, terkecuali Anda ajak investor. Namun, pendapat saya seharusnya lakukan usaha pertama Anda sendiri hingga tidak terdapat beberapa beban.

“Wah berat berkompetisi dong mas kelak, terburu dicontek orang “. Nah, ini balik lagi kita harus mempunyai pengetahuan, yaitu pengetahuan manajemen. Saya pertama-tama mengawali usaha kuliner di tahun 2013 bermodalkan Rp100 juta. Darimanakah saya mendapatkan uang? Dari urunan dengan rekan-rekan. Berarti, lebih bagus usaha bersama bila kita tidak lumayan kuat modal.

Seandainya, jangan memakai hutang ditambah dengan penambahan bunga. Seharusnya mencari yang berkah-berkah saja. Saya mempunyai rekan yang mengawali usaha cilok bermodalkan Rp30 juta serta saat ini telah jadi jutawan dengan keuntungan beberapa puluh juta per bulan. Satu hal yang jamin kesuksesan usaha itu bukan uang, tetapi pengetahuan. So, bermodalkan awal sebesar Rp50 juta, buat warung soto atau warung tegal masih logis dong.

3. Infrastuktur Pendukung

Apa sich infrastruktur yang disebut? Dapat apa, asal memberikan dukungan usaha yang sedang digerakkan. Contoh berlebihan semacam ini, bila kita ingin buka usaha “Swike, Kodok Goreng” memang mudah cari bahan baku? Memang gampang cari karyawan yang bersedia memasak kodok? Nah, ini namanya infrastruktur tidak memberikan dukungan, mencari usaha kok ribet-tibet sangat.

Coba jika buka warung soto, apa yang sulit dicari dari bagian bahan baku? Ayam, sayur, rempah, apa saja berada di pasar. Selanjutnya sulit atau mungkin tidak cari karyawan? Lah wong tinggal mencelup-celup serta memasak kok, kasih SOP lalu usai. Nah, berarti saat ingin melakukan bisnis kuliner karena itu penting buat kita untuk pastikan infrastruktur simpatisan hingga tidak ada permasalahan yang akan datang.

Baca Juga:

3 Kunci Sukses Membuat Usaha Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimized with PageSpeed Ninja