5 Strategi untuk Menjadi Sukses Usaha Kuliner

Beberapa orang tertarik menjalani usaha kuliner. Tetapi bila hanya mencoba saja tanpa mempunyai strategi khusus karena itu usaha tidak akan sustainable atau berkepanjangan. Koki populer Karunia Kusnedi memberi lima strategi sukses membuat kuliner supaya bisa berkepanjangan.

5 Strategi untuk Menjadi Sukses Usaha Kuliner

1. Punyai Inspirasi Unik

Karunia menjelaskan, memasak makanan yang biasa saja tidak cukup sebab saat ini kesemua orang dapat membuat. Perlu inspirasi unik serta fresh supaya mempunyai keunikan. Dia juga merekomendasikan untuk manfaatkan kearifan lokal dari wilayah semasing yang dapat mengundang perhatian.

“Melihat kesempatan kearifan lokal. Contohnya saya ingin usaha kopi gayo, saat ini banyak kopi gayo. Tetapi saya gabungkan dengan apa agar beda jangan hanya diseduh kesemua orang dapat. Coba buat cookies ala gayo Aceh atau penambahan kombinasi lain, ” jelas Karunia waktu terlibat perbincangan di acara Blue Band Incubator Camp, The 101 Hotel, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

2. Paket Bagus

Pastry chef sekaligus juga President of Indonesia Pastry Alliance itu menjelaskan jika orang Indonesia masih tidak cukup memerhatikan sisi paket makanan waktu punyai usaha kuliner. Sesaat negara lain seperti Jepang benar-benar mengutamakan mode kemasanannya yang mengundang perhatian.

Karunia memperingatkan jika usaha makanan tidak selalu masalah rasa dan juga performa. Orang pertama-tama melihat bagaimana paketannya baru ingin mencicip. Bila rasa tidak disertai dengan paket yang bagus karena itu hasilnya kurang optimal serta begitupun sebaliknya. Maka dari itu, dia merekomendasikan untuk konsentrasi membuat paket yang menarik disertai rasa sesuai dengan.

3. Konsisten

Ini adalah sisi paling sulit yang dilaksanakan beberapa pelaku bisnis kuliner. Sering Karunia temukan jika banyak pelaku bisnis yang stop di tengah jalan sebab tidak dapat persisten masalah rasa dan performa. Penting buat pebisnis pemula untuk tetap persisten pada produk yang dibikin.

“Waktu baru mulai masih juga dalam rasio kecil rasa-rasanya enak, tetapi cocok banyak pesanan jadi tidak persisten walau sebenarnya resepnya sama. Kemungkinan ini sebab sesudah jual dengan cara massive tidak termonitor secara baik khususnya saat ia punyai karyawan yang membuat rasa serta performanya jadi tidak persisten, ” tutur pria yang sempat kerja jadi GM R&D and Production dari Bread Life itu.

4. Inovasi

Perlu lakukan pengembangan dan ikuti trend yang bertumbuh saat jalani usaha kuliner. Tanpa pengembangan karena itu usaha berasa menjemukan serta konsumen setia akan berubah ke lain tempat yang semakin fresh. Oleh karena itu, perlu membuat team profesional yang tetap menghidupkan inovasi-inovasi baru untuk salah satunya taktik untuk selalu eksis.

5. Manfaatkan Tehnologi

Point ke-5 ini jadi utama di masa digital. Janganlah sampai tertinggal dengan pesaing bila tidak mau cepat ‘tenggelam’. Kecuali jual dan mempromokan lewat online, pikirkan bagaimana usaha dapat bertahan dalam tempo yang lama.

“Periode panjangnya kita pikirkan, jika masih kecil kemungkinan dapat handmade tetapi kan tidak tetap demikian. Jika telah besar harus digabungkan dengan tehnologi, menggandeng investor supaya usaha semakin besar, ” imbuhnya. (gus/gus)

Baca Juga:

5 Strategi untuk Menjadi Sukses Usaha Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimized with PageSpeed Ninja