Memulai Bisnis Kuliner dengan Mudah. Bisnis kuliner dewasa ini memang sedang menjamur. Bahkan juga kaum milenial pun saat ini bersaing untuk mengawali usaha kuliner. Di jaman serba moderen, mempunyai suatu bisnis bukan hal yang sulit. Bahkan juga anda bisa juga membuat usaha rumahan dan di pasarkan lewat fasilitas digital yang ada.

Mengawali usaha kuliner memang bisa dibilang cukup menjanjikan. Baik itu cuma buka usaha camilan atau bahkan juga restoran. Sehingga hal ini disebabkan makanan adalah kebutuhan yang tentu tidak bisa di pisahkan dari kehidupan manusia. Disamping itu, perubahan kuliner saat ini pun makin cepat. Jadi tidak mengherankan apabila banyak orang yang mau mengawali usaha kuliner.

Maka untuk mengawali usaha kuliner, tentunya anda mesti mempunyai taktik yang perlu dilihat. Maka hal ini sebab dengan taktik dalam mengawali suatu usaha bisa memperkirakan bagaimana keberhasilan bisnis itu. Tidak hanya membutuhkan taktik, mengawali usaha kuliner pun butuh modal yang mesti di pikirkan.

Berikut ini sebagian taktik dan hal-hal yang perlu anda ketahui sebelum mengawali bisnis kuliner. Ini ada beberapa yang sudah di rangkum dari berbagai sumber. Buat anda calon pebisnis baru mesti memperhatikan taktik ini yaitu sebagai berikut :

Cara Mengawali Bisnis Kuliner

1. Potensi bisnis dan Survey pasar

Sebelum mengawali suatu bisnis, sebaiknya anda lakukan survey terlebih dulu. Anda bisa tahu bagaimana persaingan maupun harga yang ada di pasar dan potensi usaha yang akan anda kerjakan. Lakukan suatu survey ini cukuplah penting untuk dilakukan dan jangan anggap sepele. Sebab dari survey inilah anda bisa tahu bagaimana prediksi daya beli penduduk terhadap bisnis anda.

2. Tentukan bisnis yang di harapkan

Apabila anda mau mengawali usaha kuliner, sebaiknya jangan sampai cuma mengikuti trend yang ada. Sebab, bagaimana pun trend itu makin lama akan bisa hilang. Disamping itu, apabila anda cuma mengikuti trend saja, sehingga di masa yang akan datang bisnis yang anda buka bisa mengalami kegagalan. Maka dalam bidang kuliner saat ini banyak sekali minuman maupun makanan yang tengah booming. Maka dengan begitu banyak juga para pelaku bisnis dadakan yang membuka bisnis itu.

Akan namun ketika trend dari minuman dan makanan itu tidak booming, sehingga bisa dilihat usaha mereka pun ikut sepi. Maka anda bisa mengawali usaha kuliner dengan kemampuan dan minat yang dipunyai. Disamping itu, mengawali usaha kuliner dengan membuka usaha sesuai dengan minat sendiri, anda bisa lebih niat dan juga berkomitmen dengan bisnis yang anda rintis itu.

3. Modal awal usaha

Satu diantara aspek penting dalam mengawali usaha kuliner adalah modal awal. Apabila anda cuma mempunyai modal yang kecil, maka anda bisa lakukan sebagian usaha untuk menutupi kekurangan modal itu. Anda bisa menutupi modal awal yang kurang denganmencari atau mengajak rekan kerja untuk diajak kerja sama. Atau anda juga bisa lakukan peminjaman ke bank/koprasi lewat penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk pelaku UKM. Disamping itu, kecil besarnya modal yang anda punya ini bergantung dari bagaimana usaha yang akan anda kerjakan.

Apabila bisnis yang anda rintis sudah berjalan, anda bisa menyisihkan separuh keuntungan untuk membuatnya modal tambahan. Tapi bila anda meminjam dana dari sebuah instansi keuangan, janganlah lupa untuk membuat neraca keuangan. Maka hal ini dilaksanakan biar lemabaga keuangan yang anda pinjami itu bisa tahu bagaimana perkembangan bisnis anda.

4. Menu andalan

Apabila anda mau membuka bisnis kuliner, tentunya anda mesti mempertimbangkan menu apakah yang akan anda sediakan. Menu yang anda pilih sebaiknya sudah di survey dengan kondisi pasar saat ini. Disamping itu, sebaiknya pilih menu yang belumlah ada atau belumlah banyak di market dan jadikan menu itu jadi menu andalan dari usaha kuliner yang anda buat.

5. Lokasi usaha

Mendapat tempat usaha yang banyak dilalui oleh orang pun akan jadi satu diantara taktik untuk mengawali bisnis kuliner. Tapi menentukan tempat untuk usaha, anda juga perlu memperhatikan modal yang anda punya.

6. Penyuplai bahan baku

Ketika anda sudah tahu menu apa yang akan akan sediakan, ada baiknya anda mulai mencari pemasuk bahan baku yang anda perlukan. Sebisa mungkin anda mempunyai penyuplai bahan baku tetap, biar proses distribusi bahan makanan ini tidak terhambat. Sebab bila anda mempunyai penyuplai tetap, harga yang akan di tawarkan pun lebih murah dibanding harga yang ada di pasaran. Maka anda bahkan juga bisa membuat penyuplai itu sebagai orang kepercayaan, sehingga apabila anda ada pada keadaan sulit, penyuplai itu pun akan bisa memahaminya.

Tapi ada baiknya juga anda mempunyai penyuplai bahan baku alternatif. Sehingga hal ini dilaksanakan bila penyuplai bahan baku utama tidak mempunyai bahan yang diperlukan, maka anda dapat memakai penyuplai lain sebagai alternatif.

Hal-hal yang mesti diperhatikan yaitu :

7. Promosi dan Target

Menyesuaikan target bisnis dengan pemasaran yang ada itu adalah kunci sukses untuk melakukan suatu usaha. Anda tidak mesti tetap menawarkan harga yang murah. Yang penting adalah anda mesti bisa tahu selera dan para customer.

Melakukan suatu promosi pada usaha yang dipunyai perlu dilaksanakan. Ditambah dengan berkembangnya tehnologi saat ini, lakukan suatu promosi bukan hal yang susah untuk dilaksanakan. Disamping itu, satu diantara promosi yang cukuplah efektif adalah promosi yang dilaksanakan dari mulut ke mulut.

8. Sumber daya manusia

Apabila bisnis yang anda punyai masih termasuk kecil, anda dapat mempekerjakan seorang jadi asisten anda. Tapi apabila bisnis yang anda rintis mulai maju, tentunya anda mempunyai bagian-bagian sendiri untuk mempekerjakan seseorang, yaitu seperti tukang masak, pelayan dan kasir.

Apabila anda mempunyai teman usaha, janganlah lupa untuk memperhatikan kesejahteraan karyawan baik itu di luar atau di tempat usaha dengan memberi upah yang sebanding. Maka hal ini tentunya berguna untuk menjaga kesiapan karyawan dan kestabilan usaha.

9. Perilaku dan Sikap

Mempunyai bisnis usaha yang berkembang besar tidak kemudian membuat perilaku dan sikap anda terhadap customer jadi tidak baik. Malah, anda dan juga karyawan sebaiknya makin berperilaku dan bersikap sopan dan ramah. Sebab apabila anada mempunyai perilaku dan sikap itu, maka dengan begitu para customer pun tidak akan kecewa berkunjung ke tempat usaha anda, bahkan juga bisa jadi pelanggan tetap.

10. Izin Usaha

Untuk memberi kenyamanan dan keamanan untuk konsumen maupun anda, sebaiknya lakukan perizinan usaha pada instansi terkait. Bila bisnis yang anda rintis berkembang sukses, maka dengan begitu anda bisa untuk mengatur NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk usaha anda. Disamping itu anda pun bisa mengatur perizinan dari Kementerian Kesehatan dan juga MUI (Majelis Ulama Indonesia) untuk mendapat sertifikasi halal.

 

Demikian artikel dari Memulai Bisnis Kuliner dengan Mudah.

Memulai Bisnis Kuliner dengan Mudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimized with PageSpeed Ninja