Tips Cara Memulai, Menjalankan dan Mengembangkan Bisnis Kuliner. Taktik dan Tips usaha yang mesti di ketahui untuk mengawali bisnis kuliner. Di mulai dari rencana, eksekusi sampai pengembangan bisnis.

Anda sempat bertanya-tanya kenapa beberapa tahun terakhir ini banyak sekali usaha kuliner baru bersebaran dimana-mana?

Saat sedang berhemat, sudah pernahkah anda menunda untuk beli sepatu, baju atau yang yang lain ?

Bagaimana apabila anda sedang dalam perjalanan dan merasa lapar ? Mungkin anda akan rela beli makanan apabila sedang lapar meskipun anda sedang berhemat.

Kesempatan itu yang dilihat oleh para pebisnis kuliner. Anda juga dapat memakai kesempatan itu dengan jadi pebisnis kuliner.

Tapi tetap, janganlah mengawali usaha cuma sebab mengikuti trend tanpa tahu cara untuk menjalankannya.

Di artikel ini anda akan tahu tips apa yang perlu dilihat sebelum anda menentukan untuk terjun usaha di bidang kuliner. Hal-hal itu mencakup rencana, eksekusi sampai pengembangan bisnis.

# Rencana Bisnis Kuliner.

1. Modal Awal Usaha.

Ada sebagian cara untuk menangani kekurangan modal yaitu : saudara atau teman yang bisa diajak untuk bekerja sama, mencari pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke Koperasi/Bank

Apabila jenis bisnis anda cuma memerlukan modal yang kecil, akan lebih baik apabila anda mengerjakannya sendiri tanpa pinjaman. Maka dari itu, anda bisa berfokus pada pemasaran. Akan tetapi janganlah lupa menyisihkan keuntungan anda nantinya untuk pengembangan bisnis.

2. Menu Andalan.
Untuk mengurangi persaingan yang ketat, sebaiknya anda lakukan survey terlebih dulu menu apakah yang jarang ada di pasaran.

Apabila menu andalan anda telah ada yang memasarkan, sehingga kerjakan di ferensiasi. Buat nama menu yang unik dan cara penyajian yang berbeda tanpa mengabaikan rasa.

3. Penyuplai Bahan Baku.
Begitu direkomendasikan anda mempunyai Penyuplai tetap yang menyediakan bahan baku kebutuhan anda untuk kelancaran bisnis. Penyuplai tetap pun umumnya akan memprioritaskan anda saat bahan baku langka di pasaran.

Tapi demikian, dekati juga Penyuplai alternatif sebagai cadangan apabila Penyuplai utama tidak bisa memenuhi keinginan anda.

Apabila memungkinkan, belilah keperluan anda ke produsennya langsung atau ke induk pasar.

4. Target Pasar.
Satu diantara kunci kesuksesan usaha kuliner yaitu mengincar target pemasaran yang tepat. Meskipun harga jualan anda murah, anda akan kesusahan untuk memasarkan minuman/makanan anda apabila target pasarnya tidak sesuai.

5. Tempat.
Pilih tempat yang strategis yang sesuai dengan target pasar anda.

Tapi demikian, konsisten lihat kemampuan modal anda. Jangan sampai modal anda terkuras cuma untuk sewa tempat yang strategis.

Apabila tidak bisa untuk menyewa di tempat yang strategis, anda bisa mencari mitra untuk menitipkan produk anda.

Gunakan Internet apabila tempat bisnis anda jauh dari tempat bagus atau strategis.

6. Pahami Resiko.
Membuat penghitungan resiko yang tepat membuat Anda bisa meminimalisir hal-hal yang tidak diharapkan terjadi.

Maka dengan tahu resiko yang mungkin akan terjadi, maka akan membuat Anda lebih siap untuk menghadapinya, pastinya Anda juga telah mempunyai berbagai taktik yang siap untuk diaplikasikan.

# Pelaksanaan Bisnis Kuliner.

1. Sumber Daya Manusia.
Untuk kelancaran usaha kuliner anda, baiknya anda mempunyai juru masak, kasir dan pelayanan. Tapi apabila usaha termasuk kecil, seorang asisten yang bisa membantu anda telah lebih dari cukup.

2. Perilaku dan Sikap.
Dalam dunia hospitality, perilaku dan sikap karyawan begitu penting. Rekrutlah karyawan yang tidak cuma giat bekerja, akan tetapi juga mempunyai perilaku dan sikap yang baik.

Sebelum merekrut karyawan, begitu direkomendasikan anda stalking media sosial mereka sebelum akan mengambil keputusan.

Sedikit banyak, Media sosial yaitu gambaran personality orang itu.

Untuk mempercantik tampilan karyawan anda, beri mereka seragam yang baik beserta celemek untuk memberi kesan tempat usaha anda bersih dan higienis.

3. Taktik Pemasaran.
Menentukan menu andalan, tempat usaha dan target pasar adalah bagian dari taktik pemasaran, oleh sebab itu tiga hal itu mesti di godok secara matang.

Maka sesudah ke 3 hal itu matang, baru kita lakukan promosi.

Sejak dulu, promosi yang paling efektif yaitu dari mulut ke mulut. Biar itu terjadi, anda mesti menjaga hubungan dengan konsumen anda. Sehingga hal ini di mulai dengan perilaku dan sikap karyawan.

Cara selanjutnya untuk meningkatkan loyalitas konsumen anda yaitu dengan membuat kartu membership dan memberi potongan harga tertentu khusus untuk member.

Upayakan memberi member sesuatu (gift) yang bisa digunakan sebagai brand awareness untuk orang lain. Contohnya kaos dengan tagline/logo bisnis kuliner anda, atau minimum sticker yang bisa di tempel di kendaraan atau di rumah konsumen anda. Maka dari itu, anda akan mendapat promosi gratis berkaitan bisnis anda. Setidaknya brand awareness anda akan makin bertambah.

Cara promosi lain yaitu dengan memakai tehnologi informasi. Minimum anda membuat Facebook FanPage dan Instagram Business. Begitu direkomendasikan anda membuat web untuk usaha kuliner anda biar calon konsumen gampang tahu segala hal berkaitan bisnis anda.

4. Perizinan.

Surat izin usaha diperlukan untuk kenyamanan dan keamanan anda dalam melakukan bisnis.

Apabila bisnis anda telah berkembang dan besar, segera urus NPWP untuk usaha anda, izin ke Kementerian Kesehatan, bahkan juga akan lebih baik apabila anda bisa mengatur sertifikasi halal.

# Pengembangan Bisnis Kuliner.

1. Mencatat Semua Hal Secara Menyeluruh.

Semua jenis bisnis memang telah semestinya mencatat seluruh proses yang terjadi dalam bisnisnya.

Catatan itu akan jadi data yang begitu anda perlukan untuk mengamati perkembangan bisnis, tahu adanya kekurangan dalam suatu proses, dan sebagai bahan evaluasi untuk mengambil langkah taktik baru apabila ada yang di rasa tidak optimal atau memperbaiki layanan dan taktik yang sedang berjalan.

2. Managemen Yang Baik.

Tidak hanya job descriptions yang jelas, anda bisa me-manage karyawan anda dengan cara membuat jadwal atau daftar kerja.

Maka dengan demikian Anda bisa mengevaluasi dan pastikan tidak ada pekerjaan yang terlewati.

3. Menganalisa Kompetitor.

Semua jenis bisnis pasti ada kompetitor. Tapi hal ini malah bagus biar anda dapat belajar dari kompetitor anda.

Tapi ingat, anda cuma bisa belajar dari mereka. Bukan menyontoh mereka.

Seorang pengusaha juga mesti dapat membuat hal baru dan berinovasi.

4. Tawarkan Kemitraan atau Franchise.

Membuka cabang baru yaitu jenis peningkatan usaha yang paling jelas. Tapi apabila belumlah memungkinkan, ada baiknya anda tawarkan kemitraan atau franchise dengan pihak lain.

Tapi perlu di ingat, biar usaha yang berkembang itu berkelanjutan dan bertahan lama, maka prioritaskan keberhasilan franchisee atau mitra anda. Jangan sampai anda membuat jualan franchise sebagai aktivitas utama anda sehingga franchisee atau mitra anda tidak berkembang.

Maka hal ini bermakna anda juga perlu mengaplikasikan sebuah sistem, standard yang ketat dan kontrol yang cukup biar mitra anda bisa berkembang.

5. Kreatif.

Seorang pebisnis juga di tuntut untuk kreatif biar bisa memenangi persaingan pasar.

Bentuk kreatifitas yang paling gampang yaitu mau menyimpan ide-ide baru. Ide baru bisa anda dapatkan dari karyawan atau kompetitor anda.

Perlu di ngat, karyawan lebih banyak berinteraksi dengan konsumen anda sehingga itu mungkin mereka lebih memahami konsumen.

Apalagi, apabila inspirasi dari karyawan anda aplikasikan pada bisnis anda, hal tersebut akan membuat mereka bangga dan terasa berguna sehingga akan meningkatkan semangat kerja.

Maka hal tersebut juga akan meningkatkan karyawan lain untuk memberi anda lebih banyak inspirasi.

6. Optimalkan Internet.

Setelah mempunyai account sosial media untuk bisnis anda. Anda bisa berpromosi lewat akun-akun itu.

Tapi internet tidak cuma media sosial. Daftarkan tempat usaha anda di google business biar tempat usaha anda tampil di Google Maps.

Munculnya tempat usaha anda di Google Maps begitu penting biar usaha Anda gampang untuk ditemukan. Ini juga akan mempermudah customer anda yang mau beli dengan lewat Go-shop atau Go-send.

7. Target Pasar Lain.
Apabila anda sudah menguasai tujuan pasar saat ini, mungkin saat ini waktunya anda untuk membidik tujuan pasar lain yang masih terkait.

Contohnya apabila tujuan pasar anda saat ini yaitu mahasiswa dan tempat usaha anda di ruang universitas, anda dapat membidik target lain yaitu seperti karyawan muda dengan membuka franchise atau cabang di area perkantoran.

8. Fokus.
Ada banyak hal yang mesti Anda lakukan biar usaha Anda terus tumbuh. Sehingga tetap fokus pada tujuan Anda maka itu akan membuat Anda bisa mengelola usaha dengan baik.

Demikian artikel dariĀ  Tips Cara Mengawali, Menjalankan dan Mengembangkan Bisnis Kuliner. Mudah-mudahan berguna untuk anda.

Tips Cara Memulai, Menjalankan dan Mengembangkan Bisnis Kuliner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimized with PageSpeed Ninja